Yep Tuhan sedang memisahkan saya dengan bbrp teman-teman saya. Awalnya sedih tapi lama kelamaan saya bisa menerima. Cara memisahkannya juga sakit yah. Saya menjadi saksi mata kehidupannya. Dari segi keuangan, pernikahan, tidak menghormati orang tua dan hasut menghasut teman-teman yang lain.
Awalnya dia sudah tidak ngajak saya lunch, entah mengapa dan tidak ada alasan. Padahal kita seperti amplop dan perangko. Mungkin dia punya asumsi sendiri, tapi biarlah dia berasumsi. Saya anggap ini mau nya Tuhan. Berjalannya waktu akhirnya kami renggang... Dia lebih senang hang out dengan teman-teman baru. Dan sayangnya mereka juga sepertinya sudah kena hasutan. Tapi gpp selama mereka baik dan tidak merugikan saya, no problemo buat saya.
Saya tau Tuhan sedang memisahkan saya dan saya tidak tau mengapa Tuhan lakukan itu. Saya anggap Tuhan sedang memproses saya dan memproses mereka. Terkadang kalau kita tidak peka, kita complain dan kesal terhadap Tuhan dan bertanya-tanya kenapa semua ini harus terjadi. Dan makin kesininya saya malah bersyukur karena memang banyak hal negatif dalam hidup mereka. Mereka ini ga semuanya looo cuma saya males menjabarkan satu persatu. Dan, Tuhan juga proses saya, menjadi orang yang punya ketegaran apabila di fitnah dan dijauhi teman-teman. Tuhan sedang bentuk karakter saya, bagaimana meresponi hal-hal seperti ini. Tuhan proses saya, bagaimana harus tutup mulut sedangkan saya tahu segala kebohongan.

No comments:
Post a Comment