Saturday, October 11, 2014

Proses

Hidup kadang di atas kadang di bawah. Pada saat berada di bawah adalah saat paling tidak enak, tapi di situlah kita merasakan kasih Tuhan. Pada saat di bawah, Tuhan bikin kita sangat kecewa, sakit dan menjerit... tapi di saat itulah Tuhan mau kita berlutut dan menangis, dan mengandalkan Tuhan. Tuhan selalu proses setiap aspek kehidupan kita, buk untuk menderita tapi membuat kita lebih kuat, pintar dan berhikmat. Karakter manusia tidak flat, pasti akan naik level tapi tergantung orangnya, pada saat Tuhan proses dia mau naik atau mau turun. Kalau kita pilih naik, pasti kita bisa melalui proses-proses kehidupan yang Tuhan kasih dan bisa naik level menjadi karakter yang Tuhan mau. Tapi kalau kita memilih turun, sangat di sayangkan karakter kita tidak akan naik. Banyak manusia menyerah terhadap proses kehidupan yang Tuhan kasih sehingga karakternya ga pernah berubah alias flat.
Saya dulu orang yang pemalu dan penakut. Sekarang saya pemberani, apa yang ada di hati dan pikiran saya pasti saya keluarkan. Tapi kalau soal pemalu, juga berubah tapi bukan berarti saya ga demam panggung. Demam panggung masih ada kok dan bertemu orang banyak juga masih kikuk. Tapi ada perubahan dari saya yang dulu hingga sekarang.
Well setiap manusia mempunyai pergumulan masing-masing, tapi jangan menyerah terus bangkit sampai goal. Tentu saja harus dengan pernyertaan Tuhan. Terima dengan lapang dada setiap proses kehidupan yang Tuhan kasih, jangan menyerah. Sakit memang tapi kita harus menjadi karakter yang Tuhan mau. No Pressure, No Diamond. Saya selalu suka kata-kata itu.
Dan ingat, ketika kita ada diatas jangan lupa siapa kita sesungguhnya, dan apa tujuan hidup kita. Jangan sampai zona kenyamanan dan apa yang kita miliki menjadikan kita sombong. Apa yang kita miliki, kepandaian kita, barang-barang kita dan kreatifitas kita itu semua daripada Tuhan. Jadi harus terus rendah hati dan tidak sombong.

No comments:

Post a Comment